Jumat, 06 Maret 2015

Halo! disini saya akan menjelaskan cara-cara dalam BUDIDAYA IKAN LELE. Dalam membudidayakan ikan lele itu sangat mudah. tidak memrlukan perawatan yang extra. Ikan lele tergolong ikan yang cepat berkembang biak, maka banyak sekali orang yang membudidayakan ikan ini. Cara berternak dan budidaya ikan ini pun tergolong mudah dan sangat gampang sekali tapi meskipun mudah tetap harus memperhatikan hal-hal berikut ini  agar membudidayakannya dapat sukses.


1.  Ikan Lele dapat hidup dengan suhu antara 20 derajat C - 28 derajat C.
2.  Kolam ikan lele sebaiknya terhindar dari limbah industri pabrik.
3.  Ikan lele menyukai perairan yang tenang meskipun keruh dan sedikit kandungan O2 (oksigen)
4.  Permukaan kolam sebaiknya tidak tertutup.

CARA BUDIDAYA IKAN LELE :
  • SIAPKAN KOLAM UNTUK IKAN LELE. 
Siapkan lahan yang cukup dan sebaiknya jauh dari lingkungan karena biasanya kolam ikan lele akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Bila lahan sudah siap, gali tanah dengan kedalaman 80 cm dan luasnya 400cm x 200cm. Setelah itu masukkan terpal untuk alasnya agar air tidak meresap kedalam tanah. Contoh gambar:

Selain itu kolam harus di bersihkan dari berbagai penyakit biasanya di lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur Dolomit hal ini bertujuan untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan berbagai bibit-bibit penyakit.
Setelah semuanya selesai tinggal ke langkah selanjutnya yaitu memasukan air ke kolam. Memasukan air ke dalam kolam sebaiknya di lakukan bertahap mula-mula  masukan air setinggi kira-kira 30 cm dan biarkan selama 3 sampai 4 hari hal ini bertujuan untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami ikan lele.
  • PEMILIHAN INDUKAN IKAN LELE
Induk jantan mempunyai tanda-tanda padatubuhnya contohnya seperti berikut :
- perut ramping tidak terlihat lebih besar dari pada punggung
- tulang kepala berbentuk pipih
- warna lebih gelap
- gerakannya lebih lincah
- alat kelaminnya berbentuk runcing
Induk betina memiliki ciri-ciri seperti berikut :
- perut mengembang lebih besar dari pada punggung
- tulang kepala berbentuk agak cembung
- gerakan lebih lamban
- warna badan lebih cerah
- alat kelamin betina berbentuk bulat
 CONTOH GAMBAR:
  •  PEMIJAHAN
Tanda-tanda untuk indukan jantan yang siap kawin yaitu alat kelamin berwarna merah sedangkan untuk indukan betina tandanya sel telur berwarna kuning (jika belum matang berwarna hijau). Sel telur yang telah dibuahi akan menempel pada sarang dan dalam waktu kurang lebih 24 jam akan menetas menjadi anakan lele.
  • PEMINDAHAN BENIH IKAN LELE
Proses pemindahan dilakukan dengan cara sebagai berikut :
-Kurangi ketinggian air sampai ketinggian 10-20 cm.
-Siapkan ember untuk wadah benih lele yang akan dipindah dan harus diisi dengan air kolam, agar     benih tidak mudah mati.
-Samakan suhu kolam yang lain dengan kolam sebelumnya.
-Terakhir pindah benih lele tersebut dengan hati-hati. Sebaiknya dipindah pada waktu malam hari, karena suhu air sesuai semua.
  • PENDEDERAN
Pendederan atau proses pembesaran sampai proses pemanenan yaitu antara ukuran 5 - 7 cm, 7 - 9 cm dan 9 - 12 cm dengan harga yang berbeda-beda. Kolam pendederan permukaannya diberi pelindung berupa enceng gondok atau penutup dari plastik untuk menghindari naiknya suhu air yang menyebabkan lele mudah stress. Pemberian pakan mulai dilakukan sejak anakan lele dipindahkan ke kolam pendederan ini.
  • PEMBERIAN MAKANAN
Pada waktu ikan lele masih benih atau usia 3-4 hari, tidak perlu diberi makanan terlebih dahulu. Karena sudah ada makanan alami yaitu berupa plankton, kutu, dan cacing kecil. Baru ketika berusia diatas 3-4 hari diberi makanan buatan yaitu berupa pelet. Kandungan Nutrisi dan Protein harus tinggi pada waktu pemberian makanan buatan. Dan anda harus selalu mengecek kondisi anakan ikan lele tersebut. karena setelah penyebaran pasti ada anakan ikan lele yang mati.